Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Mitra ICCO & Kerk in Actie

Financial Capacity Building Capacity Building of ICCO & Kerk in Actie partners in Indonesia

Tujuan Program

  1. Mengembangkan sistem pengelolaan keuangan berbasis akuntansi dana, dengan mempertimbangkan aturan organisasi mitra, persyaratan pemerintah Indonesia dan donor yang terlibat. Untuk memberikan solusi terkait isu ini, SOP Keuangan akan disusun bagi organisasi mitra terpilih.
  2. Memberikan bantuan bagi organisasi mitra dalam mengidentifikasi kebutuhan kegiatan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan organisasi dan menilai kemajuan pengembangannya.
  3. Melakukan kajian/penilaian dan peningkatan kapasitas sesuai dengan kesepakatan bersama organisasi mitra ICCO & Kerk in Actie, dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada ICCO & Kerk in Actie.
  4. Menyelenggarakan pelatihan, dengan memberikan paparan materi atau panduan untuk organisasi mitra ICCO & Kerk in Actie bagi implementasi praktek-praktek terbaik dalam pengelolaan keuangan organisasi.
  5. Memotivasi organisasi mitra ICCO & Kerk in Actie sejauh yang dibutuhkan untuk memaksimalkan efektivitas dan implementasi SOP Keuangan diantara Dewan Pembina dan Manajemen organisasi.
  6. Memastikan pembelajaran bersama terjadi melalui penyelenggaraan pelatihan, asistensi teknis dan pembentukan Unit Bantuan Konsultasi dengan keterlibatan organisasi mitra yang terpilih.

Tahapan Program

  1. Kajian/penilaian kebutuhan organisasi mitra ICCO & Kerk in Actie dalam aspek sistem dan pengelolaan keuangan organisasi. Bekerjasama dengan ICCO & Kerk in Actie, kajian ini dilakukan melalui kuisioner sebagai basis pengumpulan data awal.
  2. Pembentukan Unit Bantuan Konsultasi yang dikelola secara jarak jauh, yang berfungsi sebagai asistensi dan bantuan teknis dengan layanan yang bersifat harian dan kontinyu dalam aspek pengelolaan keuangan.
  3. Pelatihan keuangan organisasi nirlaba, fokus pada penyusunan laporan keuangan organisasi nirlaba, yang diperuntukkan terutama bagi kasir/bendahara/akuntan/penata buku dan manajer keuangan lembaga dengan topik utama: dasar manajemen keuangan organisasi nirlaba, penyusunan informasi keuangan dan laporan akuntansi organisasi nirlaba.
  4. Pelatihan keuangan organisasi nirlaba, diperuntukkan terutama bagi non-financial managers/officer, yaitu bagi manajer program dan pimpinan organisasi. Pelatihan ini akan memaparkan tiga topik utama yaitu: : manajemen keuangan bagi organisasi nirlaba, sistem pengendalian internal dan pelaporan keuangan sesuai PSAK 45 serta audit.
  5. Pelatihan penganggaran dan penggalangan sumber daya bagi organisasi nirlaba. Pelatihan ini terutama diperuntukkan bagi manajer keuangan dan unit fundraising lembaga. Pelatihan ini akan menyajikan tiga pokok bahasan utama, yaitu: penganggaran organisasi nirlaba, pengelolaan dana cadangan dan pengelolaan aktiva/harta organisasi.
  6. Asistensi teknis bagi penyusunan/pengembangan SOP Keuangan. Akan dilakukan secara “tailor made” bagi organisasi mitra yang terpilih, melalui tahapan: kajian dan diskusi atas kondisi terkini SOP keuangan masing-masing lembaga, penyusunan draft SOP Keuangan, dan finalisasi SOP.
  7. Asistensi teknis bagi penyusunan/pengembangan SOP Administrasi. Akan dilakukan bagi organisasi mitra yang terpilih, melalui tahapan: penyusunan draft SOP Adminsitrasi, dan finalisasi SOP.
  8. Asistensi teknis bagi implementasi Accounting Software. Akan dilakukan pada organisasi mitra terpilih, dengan tahapan sebagai berikut: fasilitasi pemilihan accounting software yang sesuai dengan karakteristik dan kesiapan SDM organisasi, pelatihan in-house dan asistensi bagi proses tersebut.

Mitra

  1. Yayasan Perhimpunan Masyarakat Tani Aceh (PERMATA), Aceh
  2. Yayasan Rumpun Bambu Indonesia, Aceh
  3. Sekolah Menulis Dokarim, Aceh
  4. Serikat Inong Aceh (SeIA), Aceh
  5. Yayasan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Aceh
  6. Perkumpulan Tim Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK), Aceh
  7. Perkumpulan Komunitas Tikar Pandan, Aceh
  8. Yayasan Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA), Aceh
  9. Perkumpulan Koalisi NGO HAM, Aceh
  10. Perkumpulan Flower (kepanjangan), Aceh
  11. Jaringan Informasi dan Pemberdayaan Rakyat (Suloh), Aceh
  12. Perkumpulan Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), Aceh
  13. Perkumpulan Voice of Human Rights (VHR), Jakarta
  14. Yayasan Forum Adil Sejahtera, Jakarta
  15. Perkumpulan PRAXIS, Jakarta
  16. Perkumpulan International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), Jakarta
  17. Perkumpulan Masyarakat Kota Huria Kristen Batak Protestan (PMK HKBP), Jakarta
  18. Perhimpunan Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK), Jakarta
  19. Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN), Jakarta
  20. Perkumpulan Untuk Pembaharuan Hukum Berbasis Masyarakat dan Ekologis (HuMa), Jakarta
  21. Yayasan Krida Paramita, Surakarta
  22. Perhimpunan Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (SpekHAM), Surakarta
  23. Yayasan Ekasita , Surakarta
  24. Lembaga Pengabdian Hukum Indonesia Yekti Angudi Piadeging Hukum Indonesia (LPH YAPHI), Surakarta
  25. Lembaga Anak Wayang Indonesia (AWI), Yogyakarta
  26. Yayasan SHEEP (Society for Health, Education, Environment and Peace) Indonesia, Yogyakarta
  27. Yayasan Kesejahteraan Kristen Pamerdi Luhur, Jepara
  28. Yayasan Lingkar Studi Kesetaraan Aksi dan Refleksi, Salatiga
  29. Yascita, Kendari
  30. Yayasan Saro Nifero (SANRO), Halmahera Maluku Utara
  31. Perkumpulan Bantaya, Palu
  32. Yayasan Tanah Merdeka (YTM), Palu
  33. Yayasan Oase Intim, Makasar
  34. Lembaga Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala, Palu
  35. Yayasan Arika Mahina, Ambon
  36. Yayasan Lembaga Antar Iman untuk Kemanusiaan, Maluku

 

Close It